Mengenal Khasiat Bengkuang

>> Rabu, 22 Juli 2009



Walaupun tak seganas penyakit jantung, maupun kanker, penyakit ini sering juga menyebabkan kematian. Pengobatannya pun tidak mudah dan murah, apalagi bila disertai komplikasi. Namun, pernahkah terbayang bahwa Bengkuang ternyata bisa dijadikan obatnya?

Tanaman bengkuang (Pachyrrhizus erosus) dikenal baik di masyarakat Indonesia. Umbi tanaman bengkuang biasa dimanfaatkan sebgai buah atau bagian dari beberapa jenis masakan. Umbi bisa dimakan segar, dibuat rujak, atau tanaman.
Selain itu, tanaman bengkuang sering juga ditanam sebagai pupuk hijau atau untuk penutup tanah di perkebunan the. Bengkuang ternyata juga memiliki khasiat sebagai obat. Pernah dengar penyakit gula? Penyakit yang dikenal sebagai penyakit keturunan ini sering menjadi momok bagi yang berbadan gemuk. Khasiat bengkuang antara lain untuk mengatasi penyakit kulit,diabetes, demam, eksim, sariawan, dan wasir.

DESKRIPSI DAN PENYEBARAN
Bengkuang merupakan tanaman terna merambat yang dibudidayakan terutama untuk diambil umbinya. Daun tanaman ini majemuk, beranak dua tiga. Bunganya tersusun dalam tandan yang panjangnya 15 sampai 25 cm. Buahnya berbuah halus, berbentuk polong yang berisi empat sampai sembilan biji.

Umbi akarnya berwarna putih, berbentuk gasing, kulitnya mudah dikupas. Perbanyakan tanaman dilakukan dengan stek batang, umbi, maupun biji. Bengkuang banyak dibudidayakan di Jawa dan Maduara, di dataran rendah.

Untuk memperoleh umbi yang baik harus selalu dibuang. Setelah satu sampai tiga minggu ditanam ditanam, biji mulai berkecambah. Pada beberapa varietas seperti Bengkuang Gajah, bengkuang sudah dapat dipanen ketika berusia 4 – 5 bulan. Tetapi, ada yang dipanen ketika berumur enam sampai sebelas bulan.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis tanaman bengkuang adalah manis, dingin, sejuk, dan berkhasiat mendinginkan. Kandungan kimianya adalah pachyrhizon, rotenone, vitamin B1 dan C. Bagian yang digunakan sebagai obat adalah akar atau umbi, biji, dan tangkai.

Bengkuang mulanya berasal dari Amerika tropika, kemudian menyebar keseluruh daerah tropika lainnya. Tanaman ini masuk ke Indonesia dari Manila melalui Ambon pada abad ke – 17. Sejak itu, Bengkuang dibudidayakan di seluruh negeri.

BEBERAPA KHASIAT

Bengkuang bisa digunakan untuk pemakaian obat luar dan dalam. Untuk pemakaian luar dan dalam. Untuk pemakaian luar, ambil bengkuang secukupnya, dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Pada pemakaian dalam, bengkuang dikupas kulitnya lalu dibuat masakan sesuai selera lalu dimakan.

- Mengatasi penyakit kulit, biji bengkuang dan belerang (masing – masing secukupnya)dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.
- Untuk pengidap diabetes, satu atau dua bengkuang diparut lalu disaring dan diminum setiap pagi dan malam hari.
- Sebagai obat demam, umbi bengkuang dikupas kulitnya lalu dibuat manisan dan dimakan.
- Mengatasi eksim, umbi bengkuang dikupas kulitnya dan dimakan secara langsung. Lakukan secara rutin empat kali seminggu.
- Jika menderita sariawan, umbi bengkuang dikupas lalu tambahkan air dan madu secukupnya lalu dijus dan diminum.
- Mengatasi wasir, satu buah bengkuang dijus lalu diminum tiap bangun tidur pagi.

Ada lagi yang perlu diingat, bahwa bengkuang bisa dijadikan untuk masker wajah. Manfaatnya selain untuk menjaga kebersihan wajah, banyak yang bilang bisa untuk memperputih wajah. Bagi para wanita mengapa tidak mencoba? Daripada menggunakan pemutih buatan yang sudah pasti lebih mahal dan belum tentu aman. Namun jangan lupa, niatkan untuk menyenangkan suami atau calon suami Anda. Bukan untuk mengundang lirikan ”lelaki jalanan”.

Mengingat begitu banyak khasiat bengkuang, jangan hanya melulu digunakan sebagai rujak ketika membelinya. Tak ada salahnya mencoba khasiat lainnya, atau bisa juga dilakukan obat tradisional pilihan.

Sumber : www.republika.co.id

0 komentar:

Poskan Komentar

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP