Promo Sandal Frogo Murah Meriah, Unik dan Menarik

>> Kamis, 30 Juli 2009



Seneng sama sandal yang unik, buruan!!!pesen sebelum kehabisan…..kan bentar lagi mau lebaran neh…kalau tertarik hubungi aja nomor ini (0283) 353247 ato kalo ga datang aja ke alamat Jln. Werkudoro No. 217 Tegal. Kalau kalian pengin lihat contohnya dulu, neh saya kasih gambar – gambarnya. Dijamin deh…murah meriah, pas banget buat anak – anak, ABG, dan remaja. Harga mulai dari Rp. 25.000,00 sampai Rp. 34.000,00.

















Bagi yang Ingin ditambahin logonya juga bisa..., eh ya ditambahin nama sendiri juga bisa loh!! Tapi buat yang pengin ditambahin logonya harganya ditambahin cuma Rp. 2000,00 aja ko. Neh saya kasih gambar logo-logonya





ok...bagi yang berminat, langsung aja pesen.

Read more...

Dengan Windows Live Writer Ngeblog Jadi Gampang!

>> Rabu, 29 Juli 2009



Kemaren saya baru menemukan gimana cara membuat blog tapi tidak terhubung dengan internet atau offline, saya baru belajar juga seh... Disini saya akan menulis sedikit cara – cara penginstalannya.

Bagian I
Perkenalan dan Instalasi


Windows Live Writer yaa itulah namanya sebuah tool atau alat yang sangat membantu saya dalam memasukan posting ke blog atau website yang dibuat dengan CMS Wordpress. Saya baru nyoba untuk blogger.com. Kalau yang lainnya gimana?? Silahkan coba sendiri saja nanti…

Disini kita bisa merancang posting untuk blog atau website kita dengan tampilan offline persis seperti halaman website / blog kita dalam keadaan online. Untuk mengatur gambar dan tabel pun juga sangat mudah. Untuk mempelajarinya dan memakainya tentunya pertama kali yang harus kita lakukan adalah mendapatkan software ini. Software ini dapat anda download di http://download.live.com/writer

Kalau sudah sukses downloadnya, sekarang waktunya untuk menginstal. Tetapi sayang untuk menginstal software ini komputer kita juga harus tersambung ke internet. Tetapi saya kira bagi anda tidak masalah, iya tho....??. Untuk instal pertama kali, klik dua kali pada file hasil download tadi kira – kira nama file itu wlsetup-web.exe

Itu kalau tadi tidak Anda rubah nama file-nya… segera akan muncul security warning kira-kira seperti gambar dibawah ini lah. lanjutkan saja klik run





Baca sendiri apa perintahnya tuu dan klik install. Muncul lagi pilihan-pilihan centang pada writer saja. Lha wong kita butuhnya untukk nulis saja kok iya tho???.



Kalau sudah klik Install jangan di Cancel tunggu sampai 100 %. Kalau cancel malah gak jadi install … he..he…





Selanjutnya kita pilih Help Improve Windows Live klik Continue kemudian klik Close





Bagian II
Konfigurasi


Konfigurasi disini yang saya maksud adalah menghubungkan antara Software WLW (Windows Live Writer) yang ada di komputer kita dengan blog atau website kita. Tulisan ini dengan anggapan bahwa kita sudah sukses lho, nginstall WLW-nya. Kalau belum install dan belum tahu bagaimana caranya baca Bagian I dulu.

Sekarang dengan anggapan install-nya dah sukses. Untuk menjalankan program, seperti
biasanya. Klik Start >> All Program >> Windows Live >> Windows Live Writer. Untuk pertama kali biasanya akan muncul jendela konfigurasi seperti di bawah ini.




Klik next maka akan muncul Jendela selanjutnya seperti ini



Pilih Other Blog Service, karena dengan anggapan kita sudah memiliki blog di Wordpress.Com atau Blogger.Com atau website sendiri dengan CMS wordpress. Kalau ingin yang lain yaa silakan klik yang lain.

I don’t have a blog, create one on Windows Live for me, pilihan ini kalau kita ingin buat blog di Windows Live terlebih dahulu. yang lainnya coba sendirilah, he.. he.. karena saya belum pernah nyoba.

Kalau kita pilih Othe Blog Service, akan muncul seperti ini



Masukkan alamat Blog atau Website, Username dan Password. Isi sesuai dengan kalau kita mau login ke blog kita.

Selanjutnya proses download file-file yang di butuhkan dari blog atau website kita. Gak ngerti ?? Akan tampil kira-kira seperti ini



Tunggu saja…….ya agak lama juga seh,,,,,Selanjutnya akan muncul seperti ini, lalu klik finish untuk menyelesaikan proses instalasi kita.



Kalau sudah tampil seperti gambar berikut, berarti kita sudah sukses



Udah deh selesai. Selamat Mencoba!!!

Read more...

Mengais Asa Dalam Ridha-Nya

>> Minggu, 26 Juli 2009




Pernahkah kita merasa bahwa Allah SWT sedang menguji kita?
Kita cenderung mengatakan kalau kita ditimpa kesusahan maka kita sedang mendapat cobaan dan ujian dari Tuhan. Jarang sekali kalau kita dapat rahmat melimpah dan kebahagiaan kita teringat bahwa itu pun merupakan ujian dan cobaan dari Allah SWT. Ada di antara kita yang tak sanggup menghadapi ujian itu dan boleh jadi ada pula di antara kita yang tegar menghadapinya.

Bukankah Allah SWT tidak pernah memberikan beban yang melampui kemampuan manusia? Jadi jika kita menghadapi suatu masalah hadapilah masalah tersebut dengan penuh kepasrahan kepada-NYA. Hanya karena Dia-lah segala sesuatu ada dan tidak ada.

Nah..dari cerita kisah nyata ini, saya mencoba untuk menuliskan sedikit tentang seorang wanita yang sangat sabar dalam menghadapi setiap cobaan, dia tidak pernah mengeluh selalu saja berusaha mencari rahmat dan hidayah-Nya agar selalu diberikan jalan yang baik. Semoga dalam cerita ini kita dapat mengambil hikmah-nya dan Insya Allah untuk menjadi bahan renungan kita.

Aku dilahirkan dalam keluarga besar, dan taat beragama. Kehidupan keluargaku Insya Allah, bisa dibilang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Bahkan untuk membiayai kami sekolah pun masih dibilang cukup mampu. Aku adalah anak ke 4 dari 7 bersaudara, dan ketiga kakakku sudah menikah semua. Aku sendiri belum bertemu jodoh, meski kini sudah berusia 21 tahun.


Setiap insan pasti punya cita-cita. Begitu juga denganku. Ketika SMP, cita-cita itu belum terbayang di pikiran. Cita – cita itu muncul saat kenaikan kelas 3 SMU. Aku mengambil jurusan akuntansi, karena ingin menjadi seorang akuntan handal.

Aku lulus SMU dengan nilai yang bisa dibanggakan. Tapi cita-citaku cuma tinggal angan-angan belaka, karena orangtuaku tidak mengizinkan. Lebih-lebih bapakku, menentang keinginanku menjadi seorang akuntan. Bapakku menawariku masuk perguruan Islam/ponpes dengan mengambil jurusan tarbiyah taklim, yang tak pernah terlintas di pikiranku sama sekali. Meski seorang pamanku bersedia menanggung biaya kuliahku, itu tidak meluluhkan hati bapakku untuk mengubah keputusannya. Beliau tetap bersikeras dengan pendiriannya. Pamanku tak bisa berbuat apa-apa, dan aku terpaksa memenuhi permintaan bapakku. Alasan beliau mengapa aku harus di ponpes, karena takut nanti pergaulanku tidak karuan, apalagi jika aku kuliah (harus kos), mungkin akan lebih parah, karena aku tidak dibawah pengawasan beliau.

Di ponpes, hari-hari pertamaku kulalui dengan biasa-biasa saja, tanpa ada suasana yang istimewa. Baru 7 bulan 10 hari lamanya aku di ponpes, aku drop out. Aku beralasan “tidak betah”, padahal bukan itu alasanku yang sesungguhnya. Jujur saja, sebenarnya aku merasa tenteram tinggal di ponpes, tapi aku punya alsan yang lebih kuat untuk meninggalkan ponpes tersebut yang sampai sekarang tidak pernah aku ceritakan pada siapa pun, termasuk sahabat dekatku.

Ceritanya, ayahku mengalami kerugian dalam usahanya, yang sengaja beliau tutup-tutupi dariku. Dan aku merasa beliau tidak mungkin membiayaiku dan ketiga adikku yang sedang membutuhkan biaya banyak. Aku ingin kerja untuk membantu meringankan beban mereka. Mengenai kakakku, mereka semua sudah punya tanggungjawab dan keluarga masing-masing. Jadi kami tidak mungkin mengharapkan uluran tangan dari mereka terus. Alasan-alasan inilah yang membuat aku bersikeras ingin keluar.

Menyusul cobaan kedua, yaitu barang dagangan ibu tidak dibayar sampai sekarang, sehingga membuat ibu mengalami kerugian dan terbelit hutang. Hati ini terus berkata, aku harus meringankan beban mereka. Akhirnya aku benar-benar keluar dari ponpes tesebut dengan meninggalkan seribu tanda tanya di hati orang-orang. Mereka saling bertanya mengapa aku keluar, jika masalah biaya mereka akan membantu.

Tapi tekadku sudah bulat, keluar lalu bekerja untuk meringankan beban kedua orangtuaku. Akhirnya kutinggalkan ponpes yang penuh kenang-kenangan, disertai janji pada diriku sendiri dan memohon pada Allah agar aku tetap istiqomah di jalan-Nya.

Dengan bermodal Rp. 10.000,- aku mulai buka usaha kecil-kecilan. Usahaku makin hari makin menunjukkan kemajuan. Melihat usahaku yang makin maju, kakaku menambahkan modal, dan sedikit-sedikit aku bisa membantu meringankan beban orangtuaku.

Qadarullah, itu tak berlangsung lama. Saat usahaku sedang “naik daun”, harga barang daganganku melonjak naik, sehingga aku tidak mampu membelinya. Sementara harga jualnya di pasar semakin merosot. Akibatnya aku mengalami kerugian total, upah pekerja belum dibayar, dan hutangku pada penyedia barang baku tidak bisa dilunasi. Aku saat itu tidak bisa berbuat apa-apa, tiga rentetan hutang berturut-turut dalam keluargaku harus terjadi.
Mengingat semua musibah itu, aku merasa seakan-akan semuanya musnah, cita-citaku kandas, keluargaku terbelit hutang, usahaku gulung tikar dan aku yang masih muda sudah punya hutang. Belum lagi omongan tetangga kiri kanan yang memanaskan telinga, dan kini sudah seolah aku benar-benar jatuh pada titik nol.

Tapi kami tidak ingin suuzhzhan (berburuk sangka) pada Allah. Aku berusaha mengahapi dengan tegar, walaupun kadang aku tidak bisa menyembunyikan air mataku di hadapan kedua orang tuaku. Aku terus memohon kepada Allah agar diberi kesabaran untuk menghadapi semua ini. Dan aku terus berusaha menahan diri dari ucapan keluh kesah, yang mungkin membuatku terlarut dalam cobaan ini.

Disaat pikiran tidak menentu, aku berusaha untuk menenangkan diri dengan mengambil air wudhu kemudian salat dua rakaat dan tidak lupa memohon kepada-Nya agar meringankan beban kami. Kuambil mushaf kecil kesayanganku dan kubaca surat Al-Hadid serta Al-Baqarah 155-157 dengan berulang kali. Kedua surat ini mengingatkanku bahwa setiap cobaan dan musibah yang menimpa manusia adalah sunnatullah.

Aku tidak ingin terpuruk dalam masalah-masalah yang kuhadapi. Kucoba tuk bangkit kembali. Aku mencoba membuat surat lamaran kerja tanpa sepengetahuan orang tuaku dengan di bantu sahabatku yang ada di luar pulau. Ternyata dia berhasil mencarikanku pekerjaan. Tapi, kini lagi-lagi tersandung izin dari orang tuaku, dengan alasan perjalanan wanita tanpa mahram itu tidak baik, berlawanan dengan ajaran Islam. Aku tidak membantah kata-kata ayahku, karena beliau benar.
Aku bersyukur memiliki ayah seperti beliau, yang paham ajaran agama. Kini aku bisa mengambil hikmah kenapa aku tidak jadi kuliah. Seandainya aku jadi kuliah mungkin aku bebas bergaul dengan laki-laki bukan mahram, pakai celana ketat, pakai “baju adik”, bahkan berjilbab “semau gue”, dengan dalih syari tepi tetap gaul, seperti yang terjadi pada teman-temanku saat ini.

Aku bersyukur ternyata Allah lebih mencintai hamba-Nya yang lemah ini. Alhamdulillah, sekarang aku mengenakan cadar mulai Ramadhan kemarin. Aku mengenakannya dengan niat ikhlas semata-mata mencari ridha Allah.
Kehidupanku sehari-hari setelah aku menjalankan sunnah ini (cadar) terasa lain, aku merasakan lingkungan tempat tinggalku seakan-akan asing. Alhamdulillah orang tuaku mendukungku, dan memang sejak dulu menganjurkanku untuk mengenakannya. Keterasingan itu mengingatkanku akan sebuah hadits,
“Islam itu dimulai dalam keadaan asing, dan suatu saat saat akan kembali asing, maka beruntunglah orang-orang yang terasing.” (Riwayat Tirmizi)
Umar bin Khatab pun pernah berdoa di hadapan Kabah, “Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang sedikit.”Aku selalu berdoa dan berharap kepada Allah, semoga aku selalu tegar dan sabar menghadapi semua ini. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, selain dari hasil sawah yang tidak seberapa, aku dan ibuku bekerja dengan mengharapkan upah dari seseorang tetangga yang mempunyai usaha. Kerja itu sangat melelahkan. Pendapatan yang kami dapatkan tidak sesuai dengan tenaga serta waktu. Walaupun begitu aku berusaha untuk menyukai pekerjaan itu dan memulainya dengan membaca “bismillah”.

Harapanku, semoga suatu saat aku bisa mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keadaan diriku saat ini, serta kemampuan yang kumiliki. Karena kadang hati ini terasa sakit, mendengar omongan orang-orang yang bilang, “Ngapain sih sekolah tinggi-tinggi kerjanya cuma jadi kuli, mendingan nggak usah sekolah saja.”

“Ya Allah, tegarkan dan berikanlah kesabaran kepada hamba-Mu ini. Karena kuyakin segala sesuatu itu pasti ada akhirnya. Kecuali kehidupan nanti yang sangat besar, yang dengannya Allah menguji hamba-Nya. Dengan cobaan, semoga kami diberi kesabaran serta dengan lapang dada menerima semuanya. Mudah-mudahan cobaan ini meningkatkan iman dan menghapus dosa-dosa kami”. Amin.

Pendapatan kami sebulan sangat minim, kurang dari Rp. 10.000,-. Meski begitu, ibu selalu berusaha menyisihkan barang sedikit untuk infaq atau sedekah. Alhamdulillah, dengan penghasilan yang sangat minim itu, bisa mencukupi kebutuhan kami. Hanya saja, untuk biaya sekolah adikku (SMP) sepertinya orang tuaku tidak sanggup lagi menanggungnya.

Semoga kesabaran, keistiqamahan dan ketaatan tetap ada padaku, walaupun Allah menguji dengan berbagai cobaan seberat apa pun, hanya kepada-Nyalah tempat kembali.

Sumber : Majalah Keluarga Islami

Read more...

Mengenal Khasiat Bengkuang

>> Rabu, 22 Juli 2009



Walaupun tak seganas penyakit jantung, maupun kanker, penyakit ini sering juga menyebabkan kematian. Pengobatannya pun tidak mudah dan murah, apalagi bila disertai komplikasi. Namun, pernahkah terbayang bahwa Bengkuang ternyata bisa dijadikan obatnya?

Tanaman bengkuang (Pachyrrhizus erosus) dikenal baik di masyarakat Indonesia. Umbi tanaman bengkuang biasa dimanfaatkan sebgai buah atau bagian dari beberapa jenis masakan. Umbi bisa dimakan segar, dibuat rujak, atau tanaman.
Selain itu, tanaman bengkuang sering juga ditanam sebagai pupuk hijau atau untuk penutup tanah di perkebunan the. Bengkuang ternyata juga memiliki khasiat sebagai obat. Pernah dengar penyakit gula? Penyakit yang dikenal sebagai penyakit keturunan ini sering menjadi momok bagi yang berbadan gemuk. Khasiat bengkuang antara lain untuk mengatasi penyakit kulit,diabetes, demam, eksim, sariawan, dan wasir.

DESKRIPSI DAN PENYEBARAN
Bengkuang merupakan tanaman terna merambat yang dibudidayakan terutama untuk diambil umbinya. Daun tanaman ini majemuk, beranak dua tiga. Bunganya tersusun dalam tandan yang panjangnya 15 sampai 25 cm. Buahnya berbuah halus, berbentuk polong yang berisi empat sampai sembilan biji.

Umbi akarnya berwarna putih, berbentuk gasing, kulitnya mudah dikupas. Perbanyakan tanaman dilakukan dengan stek batang, umbi, maupun biji. Bengkuang banyak dibudidayakan di Jawa dan Maduara, di dataran rendah.

Untuk memperoleh umbi yang baik harus selalu dibuang. Setelah satu sampai tiga minggu ditanam ditanam, biji mulai berkecambah. Pada beberapa varietas seperti Bengkuang Gajah, bengkuang sudah dapat dipanen ketika berusia 4 – 5 bulan. Tetapi, ada yang dipanen ketika berumur enam sampai sebelas bulan.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis tanaman bengkuang adalah manis, dingin, sejuk, dan berkhasiat mendinginkan. Kandungan kimianya adalah pachyrhizon, rotenone, vitamin B1 dan C. Bagian yang digunakan sebagai obat adalah akar atau umbi, biji, dan tangkai.

Bengkuang mulanya berasal dari Amerika tropika, kemudian menyebar keseluruh daerah tropika lainnya. Tanaman ini masuk ke Indonesia dari Manila melalui Ambon pada abad ke – 17. Sejak itu, Bengkuang dibudidayakan di seluruh negeri.

BEBERAPA KHASIAT

Bengkuang bisa digunakan untuk pemakaian obat luar dan dalam. Untuk pemakaian luar dan dalam. Untuk pemakaian luar, ambil bengkuang secukupnya, dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Pada pemakaian dalam, bengkuang dikupas kulitnya lalu dibuat masakan sesuai selera lalu dimakan.

- Mengatasi penyakit kulit, biji bengkuang dan belerang (masing – masing secukupnya)dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.
- Untuk pengidap diabetes, satu atau dua bengkuang diparut lalu disaring dan diminum setiap pagi dan malam hari.
- Sebagai obat demam, umbi bengkuang dikupas kulitnya lalu dibuat manisan dan dimakan.
- Mengatasi eksim, umbi bengkuang dikupas kulitnya dan dimakan secara langsung. Lakukan secara rutin empat kali seminggu.
- Jika menderita sariawan, umbi bengkuang dikupas lalu tambahkan air dan madu secukupnya lalu dijus dan diminum.
- Mengatasi wasir, satu buah bengkuang dijus lalu diminum tiap bangun tidur pagi.

Ada lagi yang perlu diingat, bahwa bengkuang bisa dijadikan untuk masker wajah. Manfaatnya selain untuk menjaga kebersihan wajah, banyak yang bilang bisa untuk memperputih wajah. Bagi para wanita mengapa tidak mencoba? Daripada menggunakan pemutih buatan yang sudah pasti lebih mahal dan belum tentu aman. Namun jangan lupa, niatkan untuk menyenangkan suami atau calon suami Anda. Bukan untuk mengundang lirikan ”lelaki jalanan”.

Mengingat begitu banyak khasiat bengkuang, jangan hanya melulu digunakan sebagai rujak ketika membelinya. Tak ada salahnya mencoba khasiat lainnya, atau bisa juga dilakukan obat tradisional pilihan.

Sumber : www.republika.co.id

Read more...

Jangan Bersedih, Inilah Kiat – Kiat Untuk Bahagia

>> Rabu, 15 Juli 2009



1. Sadarilah bahwa jika Anda tidak hidup hanya dalam batasan hari ini saja, maka akan terpecahkan pikiran Anda, akan kacau semua urusan, dan aakan semakin menggunung kesedihan dan kegundahan diri Anda. Inilah makna sabda Rasulullah : “Jika pagi tiba, janganlah menunggu sore; dan jika sore tiba, janganlah menunggu waktu pagi.
2. Lupakan masa lalu dan semua yang pernah terjadi, karena perhatian yang terpaku pada yang telah lewat dan selesai merupakan kebodohan dan kegilaan.
3. Jangan menyibukkan diri dengan masa depan, sebab ia masih berada di alam gaib. Jangan pikirkan hingga ia datang dengan sendirinya.
4. Jangan mudah terguncang oleh kritikan. Jadilah orang yang teguh pendirian, dan sadarilah bahwa kritikan itu akan mengangkat harga diri Anda setara dengan kritikan tersebut.
5. Beriman kepada Allah, dan beramal salih adalah kehidupan yang baik dan bahagia.
6. Barangsiapa menginginkan ketenangan, keteduhan, dan kesenangan, maka dia harus berdzikir kepada Allah.
7.Hamba harus menyadari bahwa segala sesuatu berdasarkan ketentuan qadha’ dan qadar.
8.Jangan menunggu terima kasih dari orang lain.
9. Persiapkan diri Anda untuk menerima kemungkinan terburuk.
10. Kemungkinan yang terjadi itu ada baiknya untuk diri Anda.
11. Semua qadha' bagi seorang muslim baik adanya.
12. Berpikirlah tentang nikmat, lalu bersyukurlah.
13. Anda dengan semua yang ada pada diri Anda sudah lebih banyak daripada yang dimiliki orang lain.
14. Yakinlah, dari waktu ke waktu selalu saja ada jalan keluar.
15. Yakinlah, dengan musibah hati akan tergerak untuk berdoa.
16. Musibah itu akan menajamkan nurani dan menguatkan hati.
17. Sesungguhnya setelah kesulitan itu akan ada kemudahan.
18. Jangan pernah hancur hanya karena perkara-perkara yang sepele.
19. Sesungguhnya Rabb itu Maha Luas ampunan-Nya.

Read more...

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP